Jumat, 12 Desember 2025

Perbedaan antara Memory ROM dan RAM beserta fungsi-fungsinya

Posted By: Aa channel media - Desember 12, 2025

ROM dan RAM adalah dua jenis memori yang berbeda yang digunakan dalam perangkat elektronik. ROM (Read-Only Memory) adalah jenis memori yang tidak dapat diubah, biasanya digunakan untuk menyimpan instruksi dasar sistem operasi dan firmware perangkat. Sedangkan RAM (Random Access Memory) adalah jenis memori yang dapat diakses dengan cepat, digunakan untuk menyimpan data sementara yang sedang digunakan oleh sistem.

ROM dan RAM memiliki perbedaan dalam hal fungsi dan kemampuan. ROM digunakan untuk menyimpan informasi penting yang perlu diakses oleh perangkat pada setiap saat, seperti instruksi awal booting sistem operasi. Sementara RAM digunakan untuk menyimpan data sementara yang sedang digunakan dalam proses pengolahan, seperti program yang sedang berjalan atau file yang sedang dibuka.

Jadi, meskipun keduanya merupakan jenis memori yang penting dalam perangkat elektronik, ROM dan RAM memiliki peran dan fungsi yang berbeda sesuai dengan kebutuhan penggunaan masing-masing.

Perbedaan antara Memori ROM dan RAM beserta fungsinya. Banyak orang yang masih merasa kebingungan dalam membedakan dua jenis memori yang berbeda ini. ROM singkatan dari Read Only Memory, merupakan perangkat keras pada komputer yang berisi informasi yang hanya dapat dibaca. Meskipun ROM dan RAM sama-sama dapat diakses secara acak, ROM memiliki perbedaan dengan RAM. Berikut ini adalah perbedaan diantara keduanya:

1. ROM tidak dapat diisi atau ditulis data sewaktu-waktu seperti RAM. Pengisian atau penulisan data, informasi, ataupun program pada ROM memerlukan proses khusus yang tidak semudah dan se-fleksibel cara penulisan pada RAM. Biasanya, data atau program yang tertulis pada ROM diisi oleh pabrik yang membuatnya. Umumnya ROM digunakan untuk menyimpan firmware, yaitu perangkat lunak yang berhubungan dengan perangkat keras. Contoh ROM semacam ini adalah ROM BIOS. ROM BIOS berisi program dasar sistem komputer yang berfungsi untuk mengatur dan menyiapkan semua peralatan atau komponen yang ada atau yang terpasang pada komputer saat komputer 'dinyalakan/dihidupkan'.

2. Informasi/data/program yang tertulis pada ROM (isi ROM) bersifat permanen dan tidak mudah hilang dan tidak mudah berubah walaupun komputer 'dimatikan' atau dalam keadaan mati (off). Sedangkan pada RAM, semua isinya (baik berupa data, program atau informasi) akan hilang dengan sendirinya jika komputer 'dimatikan' (dalam keadaan off).

3. ROM dapat menyimpan data tanpa membutuhkan daya. Itulah sebabnya data dalam ROM tidak akan hilang walaupun komputer mati. Sedangkan RAM membutuhkan daya agar dapat menyimpan data, jika RAM tidak mendapatkan daya, dengan sendirinya tidak akan dapat menyimpan data. Hal inilah yang menyebabkan data yang terdapat dalam RAM secara otomatis akan hilang bila komputer mati (off).

4. ROM modern sering ditemukan dalam bentuk IC (Integrated Circuit), sama seperti RAM yang wujudnya kebanyakan juga berupa IC. Teks atau kode yang tertulis pada kedua jenis IC ini berbeda. IC ROM biasanya memiliki kode tulisan (teks) 27xxx. Angka 27 menunjukkan kode untuk ROM, sedangkan xxx menunjukkan kapasitas ROM dalam satuan kilo bit.

ROM memiliki fungsi utama sebagai tempat penyimpanan firmware. Biasanya digunakan untuk menyimpan BIOS pada perangkat komputer. Ketika komputer dinyalakan, BIOS dapat dieksekusi dengan cepat tanpa perlu menunggu media penyimpanan lain aktif terlebih dahulu seperti halnya dengan ROM.

Biasanya, media penyimpan lain harus diaktifkan terlebih dahulu sebelum isi atau data dapat dibaca, yang memerlukan waktu lebih lama. Namun, hal ini tidak berlaku pada ROM.

Pada komputer modern, BIOS disimpan dalam chip ROM yang dapat ditulisi ulang secara elektrik, yang dikenal sebagai Flash ROM. Oleh karena itu, istilah Flash BIOS lebih umum digunakan daripada ROM BIOS.

Struktur dari RAM terbagi menjadi 4 bagian yang berbeda fungsi. Pertama, input storage digunakan untuk menampung input dari alat input. Kedua, program storage untuk menyimpan instruksi program. Ketiga, working storage berfungsi menyimpan data yang akan diolah dan hasil dari pengolahan. Terakhir, output storage digunakan untuk menampung hasil akhir yang akan ditampilkan ke alat output.

Setiap input dari alat input akan disimpan terlebih dahulu di input storage. Jika input berupa program, maka akan dipindahkan ke program storage. Sedangkan jika berupa data, akan dipindahkan ke working storage. Hasil dari pengolahan data juga disimpan di working storage, dan hasil akhir yang akan ditampilkan ke alat output akan dipindahkan ke output storage.

Terima kasih telah membaca tulisan mengenai perbedaan Memory ROM dan RAM serta fungsinya. Semoga informasi tersebut bermanfaat.

 


0 comments:

Posting Komentar