Eh... tapi tentu saja Anda pasti pernah mendengar istilah hacking dan cracking. Kedua aktivitas ini, sepertinya semakin banyak diminati dan digemari. Anda pasti sering mendengar banyak situs yang dijebol dan dirobek di internet, lalu diambil. Bagaimana dengan blog? Apakah sudah ada yang diretas?
Anda pasti juga sering mendengar kisah-kisah pahlawan dan berbau magis, dari para hacker legendaris yang berhasil membungkam dan menjatuhkan situs yang ditargetkan. Tidak heran jika kisah-kisah yang sangat menggugah itu, membuat banyak orang penasaran, ingin tahu, ingin mencoba, bahkan sampai memiliki cita-cita untuk menjadi seorang hacker, cracker, atau apapun.
Dulu mungkin hal itu tidak perlu kita pikirkan dan khawatirkan. Mengapa? Karena dulu kita mungkin memang tidak memiliki situs atau aktivitas yang berhubungan dengan uang di internet. Jadi, untuk apa kita takut atau pusing memikirkannya, benar? Lalu, bagaimana dengan sekarang?
Sekarang mungkin situasinya agak berbeda. Karena kita sekarang mulai memiliki aktivitas yang terkait dengan situs dan uang di internet, perasaan takut, khawatir, was-was, resah, gelisah, dan sedikit pasrah, mau tidak mau pasti pernah terlintas atau terbesit di benak kita, baik secara tersirat maupun tersurat. Baik secara de jure maupun de facto.
Perasaan takut dan khawatir itu juga yang membuat saya ingin belajar dan mencari informasi lebih banyak tentang cara yang aman untuk berselancar di internet. Saya ingin tahu lebih banyak tentang bagaimana cara agar kita bisa aman dan terlindungi di internet, apa saja yang harus diketahui, dipelajari, dipahami, dan dilakukan.
Bukan tanpa alasan, ini hanya untuk berjaga-jaga saja. Meskipun untuk saat ini mungkin kekhawatiran dan kegelisahan, serta kecemasan saya terlalu berlebihan, terlalu naif, dan mencerminkan ketidaktahuan dan kepolosan dari seseorang yang kurang berpendidikan, kurang wawasan, serta kurang pekerjaan (ada yang ingin menambahkan?).
Karena saat ini, uang saya yang ada di internet juga belum seberapa, paling hanya cukup untuk membeli tahu dan tempe, ditambah beberapa buah cabe. Namun... siapa tahu kelak di masa depan, saya juga bisa menjadi orang kaya yang memiliki banyak uang, penggemar, pengagum, pemuja, termasuk juga yang ditargetkan.
Saat menunggu hari yang penuh berkah dan makna karena keuangan kita bertambah, tidak ada salahnya jika kita mengisi waktu dengan belajar cara mengamankan aset berharga kita di internet, bukan? Mungkin kita pernah penasaran siapa sebenarnya para hacker itu. Apakah mereka benar-benar jenius? Untuk menjawab itu, kita bisa mencari jawabannya dari buku yang ditulis oleh mereka.
Menurut seorang hacker, untuk menjadi hacker tidak perlu menjadi jenius. Yang dibutuhkan hanyalah ketekunan, kesungguhan, dedikasi tinggi, dan kemauan kuat. Keberhasilan seorang hacker dalam meretas sasaran seringkali disebabkan oleh kesalahan dan kemalasan dari korban. Misalnya, penggunaan nama pengguna dan kata sandi yang sama di semua akun internet. Kelemahan ini bisa dimanfaatkan oleh para pencuri akun dengan mudah.
Dari contoh sederhana ini, seharusnya kita menjadi lebih sadar dan waspada. Dengan sedikit usaha dan memanfaatkan kelemahan, banyak orang akan merugikan kita. Jadi, penting untuk selalu waspada dan tidak lengah terhadap keamanan informasi pribadi kita di internet.
Itulah sebabnya, si peretas tersebut memiliki ide untuk menciptakan dan menulis tentang topik keamanan di dunia maya. Melalui karyanya, ia bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan kita. Dia ingin membuka pandangan dan pikiran, serta meningkatkan pengetahuan dan kedewasaan kita dalam menghadapi segala permasalahan yang terkait dengan keamanan sistem, khususnya perlindungan kita di dunia maya.
Hacker dan Cracker, seringkali dianggap memiliki hubungan keluarga yang erat. Banyak yang berpendapat bahwa keduanya adalah orang yang sama. Bahkan, ada yang beranggapan bahwa mereka hidup di dunia yang berbeda. Namun, sebenarnya, mereka memiliki kegiatan dan tujuan yang berbeda.
Banyaknya pandangan yang beragam mengenai hacker dan cracker ini membuat banyak orang bingung. Lalu, apakah mereka sebenarnya adalah saudara? Siapa orang tua mereka? Apa tujuan dan target dari keduanya? Mengapa mereka ada?
Melalui bukunya, seorang hacker ingin menjelaskan perbedaan antara hacker dan cracker. Dia ingin memperjelas kesalahpahaman yang sering terjadi. Agar kita lebih paham mengenai hal ini, mari kita dengarkan penjelasan langsung dari seorang hacker. Menurutnya...
Hacker - Merupakan individu yang sangat tertarik, bersemangat, gemar, terampil, rajin, dan mahir dalam mempelajari berbagai sistem operasi yang ada di komputer. Mereka senang menguji batas sistem operasi tersebut dengan tujuan agar mereka dapat mengontrol cara kerja sistem operasi sesuai dengan keinginan mereka.
Sebagian besar hacker adalah programmer yang memiliki pengetahuan mendalam tentang berbagai kelemahan, cacat, dan kekurangan dalam setiap sistem operasi. Mereka senang mengeksplorasi dan mendalami topik-topik terkait hal tersebut untuk memperluas ilmu dan pengalaman mereka. Meskipun mereka suka berbagi pengetahuan yang mereka miliki, mereka tidak menggunakan pengetahuan itu untuk melakukan tindakan merusak.
Cracker - Merupakan individu yang melakukan aktivitas penyusupan, peretasan, atau pelanggaran pada integritas suatu sistem komputer. Cracker biasanya melakukan akses ilegal, mencuri dan merusak data, atau tindakan lain yang merugikan korban. Mereka dapat dikenali dari aktivitas ilegal yang mereka lakukan.
Nah, tadi ada gambaran secara umum tentang perbedaan antara hacker dan cracker. Namun, gambaran itu masih terlalu kabur dan bisa membingungkan, serta menyesatkan. Kita masih sulit melihat perbedaan di antara keduanya. Kita masih bingung dan kesulitan membedakan antara keduanya.
Untuk itu, penulis memberikan penjelasan lebih lanjut. Agar dapat memahami perbedaan di antara keduanya, penulis mengusulkan untuk menggunakan metode yang disebut Mens Rea. Mens Rea berasal dari bahasa Yunani, yang artinya pikiran bersalah, yang dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai perasaan bersalah. Maksudnya?
Penasaran? Tunggu kelanjutannya!



0 comments:
Posting Komentar