Rabu, 10 Desember 2025

Alat Pengujian Kecepatan Halaman Web Apakah Anda ingin mengetahui seberapa cepat blog atau situs web Anda?

Posted By: Aa channel media - Desember 10, 2025

Test kecepatan blog Webpage Speed Testing Tool adalah cara untuk mengetahui seberapa cepat blog tersebut dimuat, mengukur kecepatan loading blog, atau melakukan uji kecepatan loading halaman web. Ini merupakan kelanjutan dari pembahasan sebelumnya tentang cara kompres CSS dan JavaScript.

Terkait dengan saran dari Google untuk membuat blog lebih ramah SEO dan menduduki posisi teratas dalam hasil pencarian mesin telusur seperti SERP, penting untuk membuat blog terasa ringan saat diakses. Hal ini bertujuan untuk menghindari pemborosan bandwidth, waktu, dan http request yang berlebihan. Jika blog terasa lambat dimuat dan memakan waktu lama dalam proses pembukaan, hal ini tidak hanya berdampak pada http request, pemborosan bandwidth, dan waktu, tetapi juga dapat memengaruhi minat pengunjung yang tidak sabar.

Dengan begitu kemungkinan pembaca akan menjadi malas untuk berkunjung lagi dan mencari web atau blog lain yang memiliki konten yang sama tetapi tidak lambat saat diakses. Jadi, penting untuk mengetahui seberapa berat blog kita agar jika berat blog melebihi standar SEO, kita bisa memperbaikinya. (https://gtmetrix.com/)

Sebuah blog dianggap SEO Friendly jika beratnya tidak lebih dari 100kb. Jadi, jika blog kita melebihi 100kb, itu artinya blog kita belum SEO Friendly. Mungkin kita perlu memperbarui blog kita untuk memperkecil beratnya.

Meskipun demikian, ada batas maksimal yang bisa diterima, yaitu sekitar 150kb. Jadi, usahakan untuk tidak melebihi batas tersebut. Kamu bisa mengecek berat blogmu dengan menggunakan alat timbangan. Jadi, pastikan untuk memperhatikan hal ini agar blogmu tetap optimal dan ramah SEO.

Berikut adalah beberapa tips kecil untuk membantu mengurangi berat loading blog Anda atau setidaknya membuatnya lebih ringan:

1. Hindari penggunaan gambar secara berlebihan, dan pilihlah format .png untuk mengurangi ukuran file gambar.
2. Gunakan javascript hanya jika benar-benar diperlukan, dan letakkan widget yang menggunakan javascript di bagian footer untuk mempercepat proses loading halaman.
3. Pastikan gambar pada header blog menggunakan format .png dan ukurannya tidak terlalu besar.
4. Kompres kode CSS dan Javascript blog Anda agar loadingnya menjadi lebih ringan.

Semoga tips ini bermanfaat bagi Anda!


 

0 comments:

Posting Komentar