Kamis, 13 November 2025

Ilmu sosial

Posted By: Aa channel media - November 13, 2025

Ilmu Sosial atau Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah sekelompok disiplin akademis yang mempelajari berbagai aspek yang terkait dengan manusia dan lingkungan sosialnya. Ilmu ini berbeda dengan seni dan humaniora karena menekankan penggunaan metode ilmiah dalam mempelajari manusia, termasuk metode kuantitatif dan kualitatif. IPS juga mencakup penelitian yang luas dalam berbagai bidang, termasuk perilaku manusia, interaksi manusia dalam waktu sekarang dan masa lalu. Berbeda dengan ilmu sosial umumnya, IPS memberikan tinjauan yang luas terhadap masyarakat daripada fokus pada satu topik secara mendalam.

Dulu, ilmu sosial dianggap kurang ilmiah dibandingkan dengan ilmu alam, namun sekarang metode kuantitatif telah banyak digunakan dalam beberapa cabang ilmu sosial seperti Demografi statistik, Ekonomi statik, dan lainnya. Bahkan dalam bidang IPS seperti Ilmu Politik, metode kuantitatif tidak kalah pentingnya dengan ilmu alam. Pendekatan interdisipliner dan lintas disiplin dalam penelitian sosial terhadap perilaku manusia serta faktor sosial dan lingkungan yang memengaruhi mereka menarik minat banyak peneliti ilmu alam.

Penggunaan metode kuantitatif dan kualitatif telah semakin diterapkan dalam studi tentang tindakan manusia serta implikasi dan konsekuensinya. Di Indonesia, IPS diajarkan sebagai mata pelajaran di sekolah dasar dan menengah. Sedangkan di tingkat yang lebih tinggi seperti sekolah menengah atas dan perguruan tinggi, ilmu sosial dipelajari berdasarkan cabang-cabangnya, terutama di jurusan atau fakultas yang spesifik dalam bidang tersebut.

Pendidikan IPS pada setiap tingkatan pendidikan memerlukan pola pendidikan yang mempersempit materi dari yang umum menjadi spesifik. IPS diajarkan mulai dari materi yang umum di tingkat dasar hingga materi yang lebih spesifik di tingkat menengah, dan akhirnya di tingkat atas dan perguruan tinggi untuk studi yang lebih mendalam. Ini menciptakan piramida struktural dalam sistem pendidikan, memulai dari yang luas dan mencapai ke area yang lebih sempit.

Cabang utama Ilmu Sosial pada perguruan tinggi meliputi berbagai jurusan di Fakultas Ilmu Sosial, seperti Sosiologi, Ekonomi, Geografi, Sejarah, Arkeologi, Politik, dan lain sebagainya. Di Fakultas Pendidikan, terdapat jurusan pendidikan IPS seperti Pendidikan IPS umum (Program Guru SD/MI) S1, Pendidikan IPS khusus (Program Guru Mapel IPS untuk tingkat menengah dan atas) S1 yang mencakup Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Geografi, Pendidikan Sejarah, dan lain-lain. Selain itu, terdapat program Pendidikan IPS untuk perguruan tinggi bagi pasca sarjana berupa Magister (S2) dan Doktoral (S3), serta bagi guru besar perguruan tinggi dengan gelar Profesor sebagai ahli, pakar ilmu, atau ilmuan.

Dalam cabang IPS untuk Ilmu Sejarah, terdapat perdebatan mengenai kebenaran ilmu mengenai asal-usul manusia yang bertentangan dengan kitab-kitab ilahi seperti Tauret, Zabur, Injil, dan Al-Qur'an. Meskipun demikian, Ilmu Sejarah seharusnya dimulai dari Prasejarah Zaman Azali dan melibatkan penelitian tentang kebenaran yang terbukti, bukan sekadar spekulasi. Di samping itu, perlu juga dipertimbangkan Ilmu Masa Depan atau Ilmu Akhir Zaman dalam cabang IPS.

Revisi IPS-Sejarah diperlukan untuk memastikan bahwa generasi selanjutnya memahami sejarah yang sebenarnya. Dengan demikian, Ilmu Sejarah tidak akan diabaikan dalam konteks keagamaan, sehingga orang-orang yang tidak beragama dapat melihat kebenaran dari sudut pandang yang berbeda. Bukti-bukti dalam kitab-kitab ilahi dan sejarah para nabi sebagai penyampai risalah Tuhan harus diakui untuk menghindari konflik antara keyakinan dan pengetahuan sejarah.

Cabang-cabang Ilmu sosial meliputi berbagai disiplin ilmu, antara lain Administrasi yang mempelajari dinamika kerjasama dan interaksi manusia, Antropologi yang fokus pada kebudayaan masyarakat, Akuntansi yang mengidentifikasi dan mengukur transaksi ekonomi, Arkeologi yang mempelajari kebudayaan purbakala, Demografi yang mempelajari dinamika kependudukan, Ekonomi yang mempelajari produksi dan pembagian kekayaan, Geografi yang mempelajari lokasi dan fenomena fisik atau manusia, Hukum yang mempelajari sistem aturan, Ilmu Lingkungan yang mempelajari lingkungan dan solusi permasalahan lingkungan, Kriminologi yang mempelajari kejahatan, Linguistik yang mempelajari bahasa, Pendidikan yang mempelajari pembelajaran dan karakter, Politik yang mempelajari pemerintahan, Psikologi yang mempelajari tingkah laku dan proses mental, Sejarah yang mempelajari masa lalu, Seksologi yang mempelajari seksualitas manusia, dan Sosiologi yang mempelajari masyarakat dan relasi antar manusia di dalamnya. 

 



0 comments:

Posting Komentar